Semakin hari usaha jasa laundry
semakin diminati, ini dapat dilihat dari semakin banyaknya usaha laundry yang
bermunculan. Seiring dengan itu dari tahun ke tahun semakin banyak pula
peralatan peralatan canggih yang diciptakan dan masyarakat sebagai konsumen pun
dapat dengan mudah menemukan dan memakainya. Jasa Laundry Kiloan saat ini
sangat diminati oleh masyarakat, terutama mereka yang super sibuk sehingga
tidak memiliki waktu untuk melakukan pencucian pakaian. Dengan harga yang
terbilang sangat terjangkau, masyarakat sudah dapat menyelasaikan masalah
cucian dengan instant, tentunya dengan finishing bersih, rapi dan wangi.
Nah bagi anda yang penasaran
seperti apasih penanganan cucian pada usaha jasa laundry kiloan itu..
Ini saya bagi sedikit tentang
tahapan tahapan dalam usaha jasa laundry kiloan ini.
1.
Penerimaan Cucian
Langkah awal dari proses usaha
jasa laundry kiloan ini tentunya adalah penerimaan cucian dari customer. Catat berat
cucian customer, hitung jumlah pakaian customer, jenis layanan yang dipilih,
jangan lupa jelaskan layanan yang ada dan besaran harga serta durasi pengerjaan
hingga selesai, dan yang terpenting pisahkan pakaian yang luntur, tanyakan pada
customer sekiranya ada pakaian yang luntur atau memerlukan penanganan khusus. Selanjutnya
buat nota rangkap tiga. Nota pertama untuk customer, nota kedua untuk ditempel
pada keranjang pakaian customer dan nota ketiga untuk kasir.
Dalam menerima cucian customer
usahakan menyelesaikan satu customer kemudian melayani cutomer lain, untuk
menghidari resiko pakaian tertukar atau tercampur.
2.
Proses Pencucian
Sebelum
melakukan pencucian, perhatikan catatan dari kasir (jika ada), pisahkan pakaian
berwarna dan jenis bahannya. Jika terdapat pakaian dengan perlakukan khusus sebaiknya jangan dicampur dengan pakaian lain.
Perhatikan noda pada pakaian customer, jika sekiranya ada noda yang
diperkirakan tidak akan hilang jika hanya dicuci dengan mesin cuci maka
sebaiknya noda itu ditangani dengan cuci manual (dikucek dll), Selanjutnya proses
pencucian dengan mesin cuci
3.
Pengeringan
Proses
pengeringan dapat dilakukan dengan drayer maupun dengan dianginkan atau sinar
matahari. Hanya saja jika menggunakan sinar matahari sebaiknya pakai di balik
dan dijemur tidak langsung dari sinar matahari.
Untuk pengeringan dengan drayer
harus diperhatikan timer nya karena ada beberapa bahan yang tidak tahan panas.
Lakukan pengeringan pakain
sampai benar benar kering (100%) sehingga tidak menimbulkan bau apek pada
pakaian
4.
Setrika
Setelah
pakaian keringa 100% tahap selanjutnya adalah setrika. Dalam melakukan proses
setrika, pastikan dilakukan dengan teliti dan hati hati terutama jika
menggunakan setrika listrik, harus menggunakan suhu yang tepat agar tidak
berbekas pada pakaian, sehingga menghasilkan pakaian yang rapi
5.
Pengepakan
.Setelah
proses setrika dilakukan, tahap selanjutnya adalah pengepakan. Pengepakan dilakukan
setelah pakain didiamkan sekitar 10 s.d 20 menit. Menunggu pakaian dingin dari
panas setrika tadi. Setelah dipastikan dingin, pakaian yang telah rapi teresbut
di packing dalam plastic packing. Packinglah pakaian customer serapi mungkin. Jangan
lupa member pengawai sebelum dipacking. Setelah proses pengepakan selesai,
simpan pakain customer pada rak laundry jangan lupa beri label/tanda yang dapat
memudahkan pencarian sewaktu customer dating untuk mengambilnya.
Tahapan tahapan diatas
merupakan tahapan standar yang dilakukan oleh pelaku usaha jasa laundry, dan
dapat menjadikan proses pengerjaan laundry lebih cepat.
Yang terpenting dalam usaha
jasa laundry kiloan ini adalah jangan sekali kali mencapur pakain customer
dalam proses pengerjaan nya, ini untuk menghidari resiko tertukar.
.






0 komentar:
Post a Comment